Keterangan Mengenai Riwayat Hidup Secara Global dari Periode 1940-1948
Nama: G.A. Kamagi
Umur: 27 Tahun.
Lahir: Tondano (Sulawesi Utara)
Pengalaman: Kemiliteran Belanda-Amerika (Sekutu)
Pekerjaan Sekarang: Brigade XII (sebagai bezegheid)
·
Pada tanggal 17 Juli 1940
hingga 8 Januari 1941 menjalankan latihan militer Belanda bagian infanteri di Gombong (Jawa Tengah).
·
Tanggal 8 Januari 1941
hingga 10 Desember 1941 menjalankan kewajiban militer Belanda sebagai infanteri di Batalyon VIII
kompi III di Malang (Jawa Timur).
·
Tanggal 16 Desember 1941
meninggalkan Surabaya dan sampai di Timor Dili (jajahan Portugis) pada tanggal
20 Desember 1941.
·
Tanggal 20 Desember 1941
hingga 10 Desember 1942 memperjuangkan bersama-sama dengan tentara Australia
kelas satu (Australian Commandos) perjuangan secara gerilya di daerah Portugis
Timor, maksudnya merpetahankan daerah tersebut dan menghalangi kemajuan tentara
Nippon ke Australia.
·
Tanggal 20 Desember 1942
evakuasi ke Australia, dan sesudah di Australia pada tanggal 1 Januari 1943
hingga 10 Oktober 1943 menjalankan latihan pemimpin pasukan (troepen lieder) di Bachus Marsch, Victoria,
Australia, dalam cara-cara Modern Warfare.
·
Tanggal 12 Oktober 1943
meninggalkan Melbourne (Victoria, Australia) dan sampai di Merauke pada 11
November 1943.
·
Tanggal 13 November 1943
hingga 23 Maret 1944 Attached
(disampirkan) ke tentara Australia di bagian Kepualauan Fredrik Hendrik dan
Einlanden Rivier (barat Selatan Nieuw Guenea) sebagai guide (pen: pemandu) dan interpreter
(pen: penerjemah).
·
Tanggal 23 Maret 1944 hingga 20 Februari
menjalankan pekerjaan sebagai scout (pen: pemandu) dana gen CIC (intelejen)
dalam ketentaraan Amerika, sambil menghasilkan tuntutan kewajiban dalam
pendaratan di Sarmi, Wakde, Kepulauan Mapia, dan Morotai.
·
Tanggal 3 Maret 1945
hingga 12 Oktober 1945 menjadi instruktur dalam lapangan kemiliteran untuk BB
Ambtenaaren Belanda di Kamp Colombia, Brisbane, Queensland, Australia.
·
Tanggal 13 Oktober 1945
meletakan jabatan dan memimpin pemogokan militer di Kamp tersebut diatas.
·
Tanggal 15 Oktober 1945
hingga 28 April 1946 bersama-sama dengan kawan-kawan seperjuangan di Kamp
Lytton, Brisbane, dalam pengawasan Militaire
Autoriteiten Australia (militer Australia yang berwenang), menunggu untuk
dikembalikan dan diserahkan ke pemerintah Republik Indonesia.
·
Tanggal 29 April 1946
dalam pengawasan Militaire Autoriteiten
Australia di kamp tersebut di atas tadi, kami “diculik” dan dibawah didalam
pengawasan Belanda bersama -sama kawan-kawan pemogok lainnya juga berada di
Kamp Casino, New South Wales. Di dalam Kamp inilah kami seluruh militer
Indonesia yang mogok di Australia berada, dan berjumlah kurang lebih 700 orang.
·
Tanggal 11 September 1946
Kami berjumlah 13 orang dipisahkan dari 700 orang tersebut diatas tadi.
·
Tanggal 6 November 1946
kami “diculik” oleh pemerintah Belanda dan dibawa ke Jakarta, melalui Timor
Kupang (dengan pesawat terbang) dan dari Timor Kupang ke Jakarta melalui
Makassar dengan kapal laut Seroei Maetsuyker. Di Jakarta kami ditawan untuk
sementara waktu di Hoofdwatch (Vrijmetselaars weg).
·
Sampai pada tanggal 22
Februari 1947 lalu dipindah ke Goloek (penjara)
dan akhirnya 18 September 1947 saya dipindahkan ke Penjara Bukit Duri,
Jatinegara, dan bersama 11 orang dari gerombolan 13 orang yang “diculik” dari
Australia, pada tanggal 26 Januari 1948 dibebaskan dan dibawa dengan pesawat
terbang ke Semarang, dan di daerah tersebut kami dibawa ke demarkasi Sukorejo
dan diserahkan pada tanggal 27 Januari 1948 ke tangan pengurus pemerintah
Republik Indonesia.
Yang Bertandatangan dibawah ini
GA Kamagi
Komentar
Posting Komentar